Kamis, 17 Januari 2013

BAB 4 Kewiraswastaan dan Perusahaan Kecil


Bab IV
Kewiraswastaan dan Perusahaan Kecil

1.      Kewiraswastaan, wiraswasta dan wiraswastawan
·         Kewiraswastaan
Kewiraswastaan adalah kemampuan dan kemauan seseorang untuk berisiko dengan menginvestasikan dan mempertaruhkan waktu, uang, dan usaha untuk memulai suatu perusahaan dan menjadikannya berhasil.
·         Wiraswastawan
Wiraswastawan menunjuk pada pribadi tertentu yang secara kualitatif lebih dari kebanyakan manusia umumnya seperti : berdiri diatas kekuatan sendiri, mengambil risiko, menetapkan tujuan atas pertimbangannya sendiri.

·         Unsur-unsur penting wiraswasta
Ø  Unsur pengetahuan mencirikan tingkat penalaran yang dimiliki seseorang. Pada umumnya unsur pengetahuan banyak ditentukan oleh tingkat pendidikan orang bersangkutan.
Ø  Unsur keterampilan pada umumnya diperoleh melalui latihan dan pengalaman kerja nyata. Wiraswastawan yang dilengkapi keterampilan tinggi akan mempunyai keberhasilan yang lebih tinggi.
Ø  Unsur sikap mental, kemampuan dalam mengambil keputusan dan meminimalkan resiko.
Ø  Unsur kewaspadaan berkaitan dengan pemikiran atau rencana tindakan untuk menghadapi sesuatu yang mungkin terjadi atau diduga yang akan dialami.

2.      Perusahaan Kecil dalam Lingkungan Perusahaan
Yaitu komunitas perusahaan kecil yang memberikan kontribusi yang perlu diperhitungkan dibidang produksi, pajak, penyedia lapangan kerja dan lain sebagainya.
Cara memasuki perusahaan adalah sebagai berikut:
a. Membeli perusahaan yang telah dibangun
b. Memulai perusahaan baru
c. Membeli hak lisensi (Franchising/Waralaba)

3.      Perkembangan Franchising di Indonesia
Pengembangan usaha dengan sistem waralaba dapat mendorong berkembangnya spesialisasi dan modernisasi usaha tradisional, menumbuhkan kreatifitas dalam mengembangkan inovasi dalam berusaha.
Ø  Kiat-kiat memilih usaha dengan cara waralaba (franchishing):
a.       Produk yang dijual harus disukai semua orang
b.      Merk dagang produk harus sudah dikenal, paling sedikitnya dilima negara
c.       Harus standar dalam segala aspek (produk, manajemen, tata ruang dll).
Ø  Jenis-jenis usaha yang potensial diwaralabakan:
§  Produk dan jasa otomotif
§  Bantuan dan jasa bisnis
§  Produk dan jasa konstruksi, perawatan dan perbaikan rumah, dan jasa AC
§  Jasa pendidikan
§  Rekreasi dan jasa hiburan

4.      Ciri-ciri Perusahaan Kecil
·         Secara umum perusahaan kecil mengacu pada ciri-ciri berikut :
Ø  Manajemen berdiri sendiri. Biasanya para manajer perusahaan adalah pemiliknya juga, dengan predikat yang disandang mereka memiliki kebebasan untuk bertindak dan mengambil keputusan.
Ø  Investasi modal terbatas. Pada umumnya modal perusahaan kecil disediakan oleh seorang pemilik atau sekelompok kecil pemilik, karena jumlah modal yang diperlukan relative kecil.
Ø  Daerah operasinya local. Dalam hal ini majikan dan karyawan tinggal dalam suatu lingkungan yang berdekatan dengan letak perusahaan.
Ø  Ukuran secara keseluruhan relative kecil (penyelenggara di bidang operasinya tidak dominant)


·         Keuntungan Perusahaan Kecil
Kebebasan dalam bertindak mengacu pada fleksibilitas gerak perusahaan dan kecepatannya dalam mengantisipasi perubahan tuntutan pasar. Hal ini lebih memungkinkan dalam perusahaan kecil karena ruang lingkup layanan perusahaan relative kecil, sehingga penyesuaian terhadap adopsi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pasar dapat dilaksanakan dengan cepat.
Penyesuaian dengan kebutuhan setempat dapat berjalan lebih baikterutama karena dekatnya perusahaan dengan masyarakat setempat, keeratan hubungan dengan pelanggan, serta fleksibilitas penyesuaian volume usaha dalam kaitannya dengan tuntutan perubahan selera pelanggan.

·         Kelemahan Perusahaan Kecil
Perusahaan kecil lebih mudah terpengaruh oleh perubahan situasi, kondisi ekonomi, persaingan, dan lokasi yang buruk.
Kelemahan perusahaan kecil yang terutama berkaitan dengan spesialisasi, modal dan jaminan pekerjaan terhadap karyawannya.

·         Cara-cara Mengembangkan Perusahaan Kecil
Untuk mengembangkan perusahaan diperlukan pertimbangan yang matang terhadap tiga hal:
1.      profil pribadi (dalam kaitannya dengan kelayakan kredit, referensi-referensi, perincian pengalaman perusahaan)
2.      profil perusahaan (dalam kaitannya dengan sejarah, analisis tentang para pesaing dan pasar, startegi persaingan dan rencana opersai, rencana arus uang kontan dan analisis pulang rokok)
3.      paket pinjaman (dalam kaitannya dengan jumlah yang diminta, jenis pinjaman yang diminta, alasan pembenaran, jadwalan pembayaran kembali- dan ketentuan-ketentuan pembayaran)
Pertimbangan yang matang untuk mengembangkan perusahaan, memerlukan kejelian yang terkait erat dengan kemampuan manajemen, pemenuhan kebutuhan modal, pemilihan bentuk kepemilikan perusahaan dan strategi untuk memenangkan persaingan pasar.
·         Kegagalan Perusahaan Kecil
Banyak factor yang menyebabakan terjadinya kegagalan dalam perusahaan kecil, diantaranya sebagai berikut:
Ø  Kurangnya pengalaman manajemen
Ø  kurangnya modal
Ø  Kurangnya kemampuan dalam promosi penjualan
Ø  Ketidakmampuan untuk menagih piutang yang macet
Ø  Penggunaan teknologi yang sudah ketinggalan zaman
Ø  Kurangnya perencanaan perusahaan
Ø  Permasalahan kecakapan pribadi
Ø  Kesalahan pemilihan bidang usaha
Ø  Dana lain-lain.


5.      Perbedaan antara Kewirausahaan dan Bisnis Kecil
Banyak guru, dosen ataupun pengusaha, berpendapat bahwa kewirausahaan dan bisnis kecil itu berbeda, padahal sama sekali tidak ada perbedaan nya, kenapa?? Karena antara kewirausahaan dan bisnis kecil :
1.      mereka sama-sama berbisnis
2.      pengukuran potensi bisnis sama
3.      kapasitas dan varietas bisa dikatakan hampir sama karena membuat lapangan kerja
4.      unsur permodalan hanya dilihat dari sudut pandang yang berbeda ketika memulai dan dimulai
5.      jiwa enterpreneur yang dimiliki sama
6.      ujung pangkalnya adalah pengembangan potensi enterpreneur sejatinya, apakah langgeng atau tidak.








Sumber:
  buku pengantar bisnis perusahan, Jakarta Gramedia pustaka umum
           
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090921232708AARoijQ
           
http://www.kabarbisnis.com/makro/aneka-bisnis/2811561-
Usaha_waralaba_kian_diminati.html
           
http://www.kiwod.com/cerita-online/tips-memilih-bisnis-waralaba/             http://id.wikipedia.org/wiki/Waralaba#Waralaba_di_Indonesia


Tidak ada komentar:

Posting Komentar